
Apa Itu Kateter Foley?
Kateter Foley adalah selang tipis dan fleksibel yang dimasukkan ke dalam kandung kemih untuk mengalirkan urine selama tubuh Anda dalam proses pemulihan setelah operasi prostat. Kateter akan tetap terpasang selama sekitar 10 hari dan akan dilepas saat kunjungan tindak lanjut Anda.
Menggunakan Kantong Penampung Urine
Kantong Kaki (Siang Hari)
Penggunaan Siang Hari
①
Posisi: Pasang dengan aman pada paha Anda selama siang hari.
②
Jadwal Pengosongan: Kosongkan kantong saat terisi sekitar setengah penuh atau setiap 4–6 jam.
③
Penempatan yang Tepat: Pastikan kantong selalu berada di bawah posisi kandung kemih.


Kantong Malam (Saat Tidur)
Penggunaan Malam Hari
Persiapan Malam Hari: Hubungkan kateter Anda ke kantong malam berkapasitas lebih besar sebelum tidur.
Penempatan yang Tepat: Letakkan kantong di bawah ketinggian tempat tidur—di lantai atau di dalam wadah yang bersih.
Pengingat Penting: Jangan tidur dengan menggunakan kantong kaki; gunakan kantong malam saat tidur.
Perawatan Kateter di Rumah
Pembersihan Harian:
- Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah menyentuh kateter.
- Bersihkan kulit di sekitar kateter sekali sehari menggunakan sabun lembut dan air.
- Keringkan area tersebut secara perlahan dengan handuk bersih—jangan gunakan bedak atau krim kecuali atas petunjuk dokter.
Menjaga Kateter Tetap pada Posisinya:
- Gunakan plester yang disediakan untuk menahan selang kateter pada paha Anda.
- Hal ini membantu mencegah kateter tertarik secara tidak sengaja dan mengurangi rasa tidak nyaman.


Cara Mengosongkan Kantong:
- Cuci tangan Anda.
- Buka katup pembuangan di atas toilet atau wadah.
- Biarkan urine mengalir keluar sepenuhnya.
- Tutup kembali katup dengan rapat dan bersihkan dengan tisu bersih jika diperlukan.
- Cuci tangan Anda kembali.
Panduan Aktivitas
- Istirahat: Kurangi aktivitas dan beristirahatlah selama beberapa hari pertama di rumah.
- Berjalan: Berjalan ringan dianjurkan untuk membantu mencegah pembekuan darah.
- Hindari: Mengangkat benda berat, mengejan saat buang air besar, mengemudi sebelum mendapat izin dari dokter, serta aktivitas seksual hingga kunjungan tindak lanjut Anda.
Minum Cukup Cairan
- Usahakan minum 6–8 gelas air setiap hari kecuali dokter Anda menyarankan sebaliknya.
- Membantu membersihkan kandung kemih dan menjaga aliran urine tetap lancar.
Waspadai Tanda-Tanda Berikut - Hubungi Dokter Jika Anda Mengalami:
Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis
Tanda Peringatan
Demam di atas 38°C (100,4°F) disertai salah satu kondisi berikut:
•
Menggigil atau gemetar
•
Perubahan urine: Keruh, berbau tidak sedap, atau terdapat darah
(Sedikit bercak darah mungkin normal pada tahap awal)
(Sedikit bercak darah mungkin normal pada tahap awal)
•
Nyeri atau rasa terbakar di sekitar kateter atau bagian bawah perut
•
Sedikit atau tidak ada urine yang terkumpul di dalam kantong penampung
•
Kateter terlepas: Selang terlepas secara tidak sengaja atau terjadi kebocoran di sekitar tempat masuknya kateter

