.png)
Pendahuluan
Leaflet ini berisi informasi khusus untuk pasien kanker yang menjalani radioterapi di area panggul. Untuk memastikan pemberian pengobatan yang akurat dan meminimalkan kemungkinan efek samping, Anda mungkin perlu mempersiapkan kandung kemih atau usus, atau keduanya, sebelum menjalani radioterapi.
Memahami KANDUNG KEMIH dan USUS (rektum) Anda
Kandung kemih dan bagian bawah usus (rektum) terletak di dalam panggul. Kandung kemih adalah organ berongga yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan urine. Sementara itu, usus (rektum) adalah saluran berotot yang menghubungkan kolon dengan anus. Rektum menyimpan feses hingga siap dikeluarkan dari tubuh saat buang air besar. Selain itu, usus juga dapat terisi gas selama proses ini. Kedua organ tersebut dapat berubah ukuran dan bentuk ketika terisi atau kosong, yang dapat menyebabkan perubahan posisi organ lain di area panggul.
![]() |
![]() |
| Area Panggul Wanita | Area Panggul Pria |
Anda perlu mengikuti panduan pengisian kandung kemih dan protokol rektum yang dijelaskan dalam leaflet ini sebelum menjalani CT simulasi dan setiap sesi radioterapi harian.
TUJUAN:
1. Memastikan kandung kemih terisi penuh dengan nyaman selama CT simulasi dan pengobatan radioterapi
2. Memastikan ukuran kandung kemih tetap konsisten selama pengobatan untuk meminimalkan efek samping dan toksisitas
3. Mendorong organ dan struktur yang berada di atas kandung kemih agar paparan dosis radiasi pada struktur tersebut dapat dihindari
.png)
PROSEDUR:
- Kosongkan kandung kemih sekitar 30 menit sebelum waktu janji temu Anda.
- Minumlah 3 gelas air putih (600 ml). Habiskan air tersebut secepat yang Anda mampu.
- Beri tahu petugas radioterapi setelah Anda selesai meminum gelas terakhir dan catat waktunya.
- JANGAN pergi ke toilet setelah minum.
- Tunggu selama 30 - 90 menit untuk memastikan kandung kemih Anda terisi penuh dengan nyaman.
- Beri tahu petugas radioterapi jika kandung kemih Anda sudah terasa cukup penuh. Volume kandung kemih yang ideal biasanya tercapai ketika Anda mulai merasa ingin buang air kecil.
- Pemindaian singkat akan dilakukan untuk menilai bentuk dan volume kandung kemih.
- Jika kandung kemih sudah cukup penuh, Terapis Radiasi akan melakukan CT simulasi/pengobatan.
- Jika kandung kemih belum cukup penuh, Anda akan diberikan satu gelas air tambahan. Tunggu selama 15 menit lagi sebelum prosedur diulangi.
- Setelah CT simulasi/pengobatan selesai, Anda dapat mengosongkan kandung kemih.
.png)
Protokol Rektum untuk Radioterapi Panggul
TUJUAN:
1. Memastikan rektum benar-benar kosong selama CT simulasi dan pengobatan radioterapi
2. Mengurangi penumpukan gas dan feses di dalam rektum
3. Mengurangi efek samping jangka pendek dan jangka panjang dengan mempertahankan diameter rektum yang konsisten setiap hari selama pengobatan.
.png)
PROSEDUR:
- Terapkan pola makan rendah residu untuk mengurangi produksi feses dan gas.
- Minum obat pencahar (Dulcolax) setidaknya 2 hari sebelum CT simulasi/pengobatan.
- Gunakan enema di toilet untuk mengosongkan rektum sebelum prosedur.
- Anda akan diberikan 3 gelas air putih (600 ml) untuk diminum.
- Beri tahu petugas radioterapi setelah Anda selesai meminum gelas terakhir dan catat waktunya.
- JANGAN pergi ke toilet setelah minum.
- Tunggu selama 30 - 90 menit untuk memastikan kandung kemih Anda terisi penuh dengan nyaman.
- Beri tahu petugas radioterapi jika kandung kemih Anda sudah terasa cukup penuh. Volume kandung kemih yang ideal biasanya tercapai ketika Anda mulai merasa ingin buang air kecil.
- Mulai CT simulasi/pengobatan setelah siap.
- Setelah CT simulasi/pengobatan selesai, Anda dapat mengosongkan kandung kemih.
.jpg)
Kebiasaan sehari-hari dapat menyebabkan penumpukan gas dalam jumlah yang cukup banyak di rektum. Berikut beberapa panduan untuk membantu Anda mengurangi gas di dalam usus selama CT simulasi dan pengobatan radioterapi.
Pembentukan gas di dalam usus besar berasal dari dua sumber:
- Udara yang tertelan
- Fermentasi oleh bakteri usus
TIPS UNTUK MENGURANGI GAS YANG DIHASILKAN OLEH BAKTERI USUS, BATASI KONSUMSI MAKANAN BERIKUT:
- Kacang-kacangan: kacang kering, kacang polong, lentil.
- Sayuran: brokoli, kembang kol, kubis brussel, kubis, kale, bawang bombai, bawang putih.
- Buah-buahan: buah kering, prune, jeruk, pisang.
- Minuman: gula, alkohol, minuman bersoda, bir.
TIPS UNTUK MENGURANGI UDARA YANG TERTELAN:
- Jika menggunakan gigi palsu, pastikan ukurannya pas untuk menghindari terlalu banyak udara yang tertelan.
- Makan secara perlahan dan usahakan tetap rileks saat makan.
- Kunyah makanan dengan baik dan dengan mulut tertutup.
- Hindari minuman berkarbonasi seperti minuman bersoda, bir, dan air berkarbonasi.
- Minumlah cairan dalam keadaan hangat suam-suam kuku, bukan panas. Udara dapat ikut tertelan ketika Anda menyeruput minuman panas.
Menjaga Buang Air Besar Tetap Sering dan Teratur
Gas dapat terjadi akibat tidak buang air besar setiap hari atau setiap dua hari sekali. Berikut beberapa saran untuk membantu menjaga buang air besar tetap normal:
- Berjalan kaki atau melakukan peregangan selama 30 menit pada sebagian besar hari dalam seminggu
- Minum cukup cairan (usahakan 8 gelas air setiap hari)
- Hindari makanan yang mengandung laktosa (produk susu) jika Anda memiliki intoleransi laktosa (laktosa terutama terdapat dalam susu dan es krim)
- Jangan melewatkan waktu makan
.jpg)
Untuk mengurangi penumpukan gas dan feses di dalam rektum, Anda disarankan mengikuti panduan pola makan berikut yang menjelaskan makanan yang BOLEH dan TIDAK BOLEH dikonsumsi dalam pola makan rendah serat/rendah residu:
.png)
.png)
*Jika Anda memiliki pertanyaan atau kondisi medis yang mungkin memengaruhi kemampuan Anda untuk mengikuti petunjuk ini, silakan hubungi petugas radioterapi untuk mendapatkan panduan.
Deteksi Dini adalah Kuncinya
Paket Penyaringan Kesehatan
From: RM880.00
Temui Spesialis Kami
Dato' Dr Loh Chit Sin
Konsultan Urologi
Dr Badrulhisham Bahadzor
Konsultan Urologi
Dr Fam Xeng Inn
Konsultan Urologi
.png)
.png)